Pandemi Covid-19, Pelaku Usaha di Kaltim Tetap Eksis Berusaha
(Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor resmi membuka pelatihan yang ditandai pemukulan gong. foto: umar rafsanjani/poskotakaltimnews.com)
SAMARINDA-Dalam rangka mendukung pekan
pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan di Provinsi Kaltim, Kementerian
Koperasi dan UKM melalui Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM
menggelar pelatihan KUMKM eksis dan
mampu beradaptasi pada masa pandemi dan new normal Covid-19.
Pelatihan tersebut diikuti 150 peserta mulai tanggal
12-14 Oktober 2020 di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa (13/10/2020).
Dan secara resmi dibuka Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor yang ditandai pemukulan
gong.
Isran Noor berpesan agar pelaku usaha terus
eksis mengembangkan usaha mereka meskipun kondisi pandemi Covid-19 masih melanda.
"Karena itu, pelatihan ini sangat
bermanfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat, sehingga diharapkan betul-betul
diikuti pelatihan tersebut. Dengan begitu pelaku usaha atau masyarakat tetap
eksis berusaha. Misalnya pengelolaan koperasi dengan profesional," kata
Isran Noor ketika membuka pelatihan, yang juga dihadiri Kadisperindagkop dan
UMKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Sekda Kota Samarinda Sugeng Chairuddin dan
Asisten Deputi Pengembangan Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM
Nasrun Siagian.
Melalui pelatihan ini diharapkan pelaku usaha
maupun pengelolaan koperasi semakin kreatif. Koperasi bukan hanya dikelola oleh
LSM, tetapi juga bisa dikelola pondok pesantren.
"Jadi, pelatihan ini harus diikuti
dengan benar," jelasnya.
Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi
dan UKM Kementerian Koperasi dan UKM
Rulli Nuryanto berharap peserta bisa mengikuti kegiatan tersebut. Artinya,
setelah pelatihan ini dapat bermanfaat bagi pelaku usaha di Benua Etam.
"Tujuannya tidak lain memberikan
pemahaman kepada masyarakat atau pelaku usaha dalam pengembangan koperasi di
daerah," jelasnya.
Adapun pelatihan yang digelar, mulai
pelatihan manajemen organisasi dan pengelolaan koperasi, pelatihan penggunaan
teknologi digital dan pembuatan Website Bagi UMKM, penggunaan teknologi digital
dan pembuatan Website Bagi UMKM, pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat
perkebunan, pertanian dan peternakan/perikanan, pelatihan perkoperasian di
Kawasan Perikanan Peternakan, pelatihan strategi penguatan bisnis wirausaha dan
FGD Kampung Koperasi menuju modernisasi koperasi.
Kadisperindagkop dan UMKM Kaltim HM Yadi
Robyan Noor mengatakan Pemprov Kaltim hanya memfasilitasi saja pelaksanaan ini.
Semua dilaksanakan pihak Kementerian Koperasi dan UKM.(mar/poskotakaltimnews.com)